VISI Kami :  Terwujudnya peserta didik yang sholeh, beriman kokoh, beribadah benar, berakhlak mulia, berbadan sehat, berpengetahuan luas, mandiri, dan cinta Al-Qur’an

Awalnya Rasa Nyaman, Ujungnya Produktifitas, DQ Selenggarakan Training 5R


IMG_5608Bogor (2/2/2019) – Peningkatan kompetensi para tenaga pendidik Pesantren terpadu Darul Quran Mulia (DQ) menjadi keniscayaan untuk membantu mengoptimalkan proses pembinaan para santri DQ. Di samping itu, dalam survei Staples Advantage di AS menunjukkan bahwa rasa nyaman dalam bekerja menjadi salah satu faktor yang mampu mendorong lahirnya produktifitas seseorang dalam bekerja.

Dan nampaknya itulah yang kemudian menginisiasi Bidang Pembinaan Pesantren Terpadu Darul Mulia untuk menyelenggarakan Training 5R (Ringkas, Rapih, Resik, Rawat, Rajin) kepada para musyrif, musyrifah, dan jajaran struktur pembinaan DQ dengan menghadirkan Founder Konmari (Komunitas Gemar Rapih) Aang Hudaya bertempat di Auditorium Pesantren Putri pada hari Sabtu, (2/2/2019).

Kepala Bidang Pembinaan DQ, Ustadz Ahmad Jamili, MA dalam sambutannya menyampaikan bahwa “Pimpinan Pesantren mencanangkan program asrama berseri, yaitu bersih, rapih, dan indah. Oleh karena itu dari pelatihan ini diharapkan Para musyrif dan musyrifahah punya keterampilan membina santri khususnya dalam menjaga kerapihan, kebersihan dan umumnya kenyamanan di dalam kamar. Dan pada akhirnya dapat menunjang tercapainya target dari program asrama berseri”.

Dalam acara yang dimulai pada pukul 11.30-16.30 itu, Pemateri Training 5R mengatakan, “Pada training ini para peserta akan diajarkan tentang konsep 5R, yaitu metode penataan ruangan atau area sehingga nanti harapannya para penghuninya bisa lebih merasa nyaman dan produktif, karena efek dari rasa nyaman ini adalah melahirkan produktifitas”.

Lanjut Aang Hudaya Trainer muda berusia 29 tahun itu berharap bahwa melalui training 5R ini nantinya akan membangun kesadaran dan mindset akan pentingnya menciptakan lingkungan yang nyaman secara bersama-sama.

“Konsep 5R ini berisikan tentang 5 singkatan tentang budaya kerja, diantaranya Ringkas (memisahkan barang yang diperlukan atau tidak), Rapih (meletakan segala sesuatu pada tempatnya), Resih (aktifitas membersihkan), Rawat (monitoring dan memastikan 3R sebelumnya berjalan), dan Rawat (tahap membiasakan atau membudayakan 5R ini pada lingkungan). Dan harapan dari acara ini dapat membangun kesadaran dan mengubah mindset terkait pentingnya menciptakan seluruh lingkungan yang nyaman dan bisa tertata sesuai dengan standar penataan di semua area”, ujar Aang Hudaya Trainer lulusan Institut Pertanian Bogor itu.

Dengan pemahaman dan kompetensi yang mumpuni akan konsep 5R semoga dapat menjadi langkah awal dalam mewujudkan lingkungan Pesantren yang nyaman sehingga pada akhirnya mampu meningkatkan produktifitas para santri dan guru baik dalam belajar maupun mengajar.

Humas DQ

SEMANGAT MENGINSPIRASI

FOTO GALERI DQM TERBARU