Tinta Emas Kembali Ditorehkan Santri DQM : Meraih Beasiswa TDV SMA Imam Hatip Internasional 2020

ogor (9/12/2020) - “Alhamdulillah prestasi kembali diraih santri alumni SMPIT DQ, mendapat beasiswa studi ke Imam Hatip Turki tahun 2020. Selamat kepada ananda dan jazakumullah khoir kepada para asatidzah semua atas dukungan dan bimbingannya.” Demikian ungkapan syukur yang disampaikan oleh Kepala SMPIT DQ, Ust. Ahmad Syahabuddin, S.Th.I, saat mendapatkan kabar resmi bahwa Afnan Dhia Fatiha dan Fatih Rahman Hermawan berhasil lulus seleksi beasiswa TDV International Imam Hatip High School Turkey 2020. Ini merupakan prestasi SMPIT DQ yang berhasil diraih setiap tahun berturut-turut sejak tahun 2016 (1 orang), 2017 (4 orang), 2018 (2 orang), 2019 (6 orang), dan 2020 (2 orang).

Kompetisi beasiswa internasional Diyanet Scholarship 2020 meliputi seleksi berkas online, ujian tulis psikotes, dan ujian wawancara. Dalam proses seleksi tersebut, lembaga bergengsi Turkiye Diyanet Foundation (TDV) memutuskan kandidat terbaik asal SMPIT DQ Afnan Dhia Fatiha dan Fatih Rahman Hermawan layak dianugerahi beasiswa untuk melanjutkan studi di Fatih Sultan Mehmet Uluslararası Anadolu İmam Hatip Lisesi, Istanbul, Turki. Menurut informasi resmi TDV, tahun 2020 ini ada 6.295 pendaftar dari seluruh dunia yang memperebutkan 215 kursi jenjang SMA Imam Hatip Internasional dan 80 jenjang S1 International Theology Program.

Program beasiswa tingkat SMA ini sempat dibatalkan di tengah jalan oleh TDV setelah tahap tes wawancara usai lantaran pandemi covid19 belum mereda. Namun belakangan diputuskan bahwa program tetap dijalankan dengan jumlah penerima beasiswa terbatas. Alhamdulillah, dari 2 santri putra dan 2 santri putri Darul Quran Mulia yang lolos seleksi berkas dan dipanggil tes interview oleh TDV, Afnan dan Fatih dinyatakan lulus.

Afnan dan Fatih memang layak diapresiasi oleh TDV dengan anugerah beasiswa lantaran prestasinya yang luar biasa. Afnan, santri asal Bogor yang kini sudah hafal 26 juz Al Quran, adalah peraih ranking teratas di kelasnya, sekaligus santri terbaik seangkatan di bidang akademis dan pembinaan saat wisuda SMPIT DQ. Saat mendengar pembatalan beasiswa Imam Hatip karena covid19, Afnan sempat agak kecewa, walau akhirnya menerima dan ikhlas. Namun saat kebijakan tersebut berubah lagi, ia mengaku sangat senang dan bersemangat ketika menerima kabar positif mendapatkan beasiswa bergengsi tersebut.

Hal senada dialami Fatih asal Jakarta Utara yang sudah hafal 18 Juz Al Quran ini. Peraih ranking 2 di kelas 9 SMPIT Darul Quran itu mengaku ada rasa kecewa dengan berita awal terkait pembatalan program beasiswa TDV tersebut, tetapi dari awal sudah siap, apapun hasilnya insya Allah itu yang terbaik. Namun, ungkapan “Alhamdulillah” muncul saat kebijakan berubah menjadi positif, dan Fatih diputuskan berangkat ke Turki dengan beasiswa TDV.

Persiapan kedua santri ini boleh dibilang tidak ringan. Keduanya merupakan 2 dari 121 santri dan santriwati SMPIT DQ tahun ajaran 2019/2020 yang mengajukan diri untuk mengikuti seleksi internal beasiswa ini. Dari 121 orang santri putra & putri SMPIT DQ, sebanyak 57 dinyatakan lolos seleksi internal dan direkomendasikan mendaftar beasiswa ini, dan hanya 4 orang yang dipanggil untuk menjalani psikotes dan tes wawancara oleh TDV. Dari 4 orang yang tersisa, akhirnya 2 orang berhasil mendapat beasiswa ke Turki.

Selama berbulan-bulan Afnan dan Fatih berlatih wawancara menggunakan bahasa asing, utamanya bahasa Inggris, selain juga bahasa Arab dan Turki. Afnan banyak menggunakan video pembelajaran otodidak, terutama ungkapan bahasa Turki yang sederhana. Menurutnya, hal terberat adalah istiqomah berlatih setiap hari. Sebaliknya, Fatih mengaku melakukan persiapan hampir 6 bulan, salah satunya dengan sering berinteraksi dengan teman menggunakan bahasa asing tersebut. Membangun kepercayaan diri sendiri di depan orang asing saat wawancara adalah hal terberat yang Fatih rasakan.

Kedua alumni SMPIT DQ ini mengucapkan terima kasihnya, jazaakumullaahu khairal jazaa’ kepada seluruh asatidzah dan pihak yayasan DQM atas segala bimbingan dan doanya selama ini. Untuk adik-adik kelasnya yang berminat mendaftar beasiswa Imam Hatip, agar tetap semangat, istiqomah belajar, dan mengikuti arahan pembina saat mengikuti seleksi internal dan pembimbingan. Semoga Allah mudahkan Afnan dan Fatih dalam menuntut ilmu, dan menjadikan keduanya teladan kebaikan untuk generasi selanjutnya.