Rekor Baru, 6 Alumni SMPIT Darul Quran Raih Beasiswa Bergengsi ke Eropa


IMG-20190817-WA0089

Bogor (17/8/2019) – Seleksi Beasiswa SMA Imam Hatip Internasional Turki 2019  menjadi pembuktian Pesantren Terpadu Darul Quran Mulia. Ya, dalam seleksi tersebut, Pesantren Terpadu Darul Quran Mulia berhasil menciptakan sejarah dengan berhasil meluluskan Alumni SMPIT Darul Quran selama 4 tahun berturut-turut mencapai 13 orang.

Disamping pencapaian itu, pada hasil seleksi kali ini turut berhasil memecahkan rekor baru dengan meluluskan sebanyak 6 orang dimana pada tahun sebelumnya (2018) hanya 2 orang, kemudian tahun 2017 sebanyak 4 orang, tahun 2016 sebanyak 1 orang ditambah tahun 2014 sebanyak 1 orang. Sehingga total keseluruhan mencapai 14 orang. Baca! Lagi, Alumni SMPIT DQ Kembali Raih Beasiswa SMA Imam Hatip Internasional di Turki

Adapun daftar penerima beasiswa SMA Imam Hatip Internasional Turki tahun 2019, diantaranya :
  1. Ayman Ilyasa Utama
(Kapt. Ahmad Erdogan UAIHL, Istanbul )
  1. Sabiq Muhammad Al Ghozy
(Fetih Sultan Mehmet UAIHL, Istanbul)
  1. Hilma Zafira
(Pendik Kiz UAIHL, Istanbul)
  1. Syakirah Naimatillah
(Pendik Kiz UAIHL, Istanbul)
  1. Naquib Akmal
(Prof. Dr. Muhammed Hamidullah UAIHL, Ankara)
  1. Umar Abdul Halim Zulfikar
(Mevlana UAIHL, Konya) Keterangan : UAIHL = Uluslararasi Anadolu Imam Hatip Lisesi (International Anatolian Islamic High School)

Kepala SMPIT DQ Ustadz Ahmad Syahabuddin, S.Th.I mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian anak didiknya dalam seleksi Beasiswa SMA Imam Hatip Internasional. “Saya bersyukur atas prestasi kelas 9 secara umum pada tahun ini dari sisi akademis lebih tinggi dari tahun lalu. Dan untuk prestasi lulusan ke Imam Hatip tentu diluar perkiraan awal saya. Sempat berpikir tidak sampai 6 orang, bahkan dia waktu-waktu injury time sepertinya tahun ini belum dikasih kesempatan. Namun berkat doa guru-guru, orangtua ditambah juga usaha maksimal semua pihak yang terlibat maupun motivasi belajar mereka yang luar biasa Alhamdulillah Allah Swt berikan kelulusan untuk 6 anak-anak kita. Tentunya ini jadi motivasi buat adik-adiknya untuk bisa melanjutkan sekolah di tempat yang mereka inginkan nantinya”, ujarnya.

Rekor baru Alumni SMPIT DQ menembus cakrawala negeri 2 benua dalam 4 tahun berturut-turut, tidak lepas bantuan sejumlah pihak, baik Sekolah, Pembinaan, maupun Bidang Al-Quran yang membantu mengakomodir bakat dan potensi para santri ditambah pengalaman yang dibagikan oleh Mentor Program lanjut studi luar negeri kepada para santri yang berminat mendaftar, yakni Dr. rer. nat. Catur Sriherwanto. Sosok Peneliti BPPT Bidang Bioteknologi yang telah menyelesaikan studi S1-S3nya melalui program beasiswa pendidikan di tiga negara berbeda yakni Inggris, Australia, dan Jerman.

Sosok Peneliti yang keseharian di DQM biasa dipanggil dengan Ustadz Catur itu menyampaikan perihal seleksi beasiswa SMA Internasional Imam Hatip, “Santri kelas 9 tahun ajaran 2018/2019 yang mengikuti seleksi internal ada 54 orang, tapi hanya 32 orang yang lolos seleksi internal dan direkomendasikan oleh sekolah berdasarkan hasil rerata nilai murni minimal 70 pada ujian akhir semester 5, rerata nilai murni minimal 70  pada 2 kali tryout UN selain mapel bahasa Indonesia, hafalan minimal 10 juz, raport pembinaan minimal 3.0, sehat jasmani ruhani”.

Lanjutnya, Kata Peneliti yang juga Wali Santri dari Syakirah Naimatillah yang turut lulus seleksi beasiswa studi SMA Internasional Imam Hatip ini menjelaskan mekanisme pendaftaran secara online hingga tes tahap akhir.

“Dari 32 yang lolos seleksi internal ini, kemudian 15 orang lolos berkas seleksi dan dipanggil oleh pihak Turki untuk tes tulis potensi akademik dan wawancara lisan berbahasa inggris. Alhamdulillah 6 orang dinyatakan lolos mendapat beasiswa ; 4 ikhwan dan 2 akhwat. Ini rekor terbaru setelah sebelumnya 4 orang dinyatakan lulus pada tahun 2017 yang lalu”, terangnya saat wawancara melalui telephone.

Tidak ketinggalan pula ungkapan terima kasih beliau kepada seluruh pihak yang turut membantu semua proses pendidikan santri dan tahapan seleksi beasiswa tersebut. “Atas nama Guru sekaligus walisantri, saya ucapkan terimakasih kepada Yayasan DQM, Sekolah, guru beserta jajaran stafnya yang berperan nyata dalam pendidikan anak-anak kami, serta dukungannya terkait segala dokumen yang dibutuhkan selama proses pendaftaran. Juga kepada para Ustadz dan ustadzah, wabil khusus ustadzah Aan Rohanah, yang selalu mendukung dengan doa terbaiknya. Kami ucapkan Jazaakillaahu khairan kathiiraa”, tutup Ustadz Catur Mengakhiri wawancara.

Mengutip pidato Presiden Erdogan saat peresmian SMA Imam Hatip Internasional  Kapten Ahmet Erdogan 2016 lalu bahwa pemberian beasiswa pendidikan SMA Imam Hatip Internasional rutin diberikan setiap tahunnya oleh Pemerintahan Presiden Erdogan guna mencukupi kebutuhan pendidikan agama para pelajar Muslim di dunia sekaligus menjadi jembatan penghubung ikatan yang kuat diantara muslim Turki dan muslim negara lainnya.

Pada tahun 2019 sebanyak 4337 pendaftar dari 83 negara memperebutkan 450 kursi beasiswa yang disediakan (1:10). Sejumlah fasilitas akan diberikan pemerintah Turki kepada penerima beasiswa meliputi asrama gratis, makan dan uang saku per bulannya. Adapun tahapan proses seleksi dari pendaftaran online dan upload berkas berbahasa Inggris, tes potensi akademik, psikologi interview, tes baca dan hafalan Al Quran, tes pengetahuan umum, agama Islam serta wawasan keTurkian langsung di Jakarta.

Para pemenang sejati selalu menyimpan sebuah impian di kedalaman jiwa mereka. Dan mereka meyakini bahwa dalam hidup ini ada hal yang datang dengan sendirinya, namun ada pula hal yang harus diperjuangkan untuk mendapatkannya. Karenanya  jauh sebelum impian itu berhasil diraih, mereka sudah memulainya secara konstan menuju titik kesempurnaan ; mengumpulkan sebanyak mungkin potensi diri, mengolahnya, dan kemudian mengkristalisasikannya pada momentum yang tepat. Jika suatu ketika sejarah manusia memberi mereka posisi yang terhormat, itu hanyalah - seperti kata Rasulullah saw, "berita gembira yang dipercepat."

Humas DQ SEMANGAT MENGINSPIRASI